PEOPLE PLEASER WAJIB BACA INI!
by Muhammad Dery Dinata
People
pleaser adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan seseorang yang
cenderung mengutamakan kebutuhan dan keinginan orang lain di atas kebutuhan dan
keinginan dirinya sendiri. Orang-orang dengan sifat ini sering kali merasa
tertekan untuk menyenangkan orang lain, bahkan jika itu berarti mengorbankan
kebahagiaan atau kenyamanan mereka sendiri.
Ciri-Ciri People Pleaser
Kesulitan Mengatakan Tidak
Mereka sering merasa terpaksa untuk memenuhi permintaan orang lain, meskipun itu bertentangan dengan keinginan atau batasan pribadi mereka.
Kecenderungan Mencari Persetujuan
People pleaser biasanya sangat bergantung pada pendapat orang lain dan berusaha keras untuk mendapatkan pengakuan atau pujian.
Merasa Bersalah
Mereka sering merasa bersalah jika tidak dapat memenuhi harapan orang lain atau jika mereka menempatkan kebutuhan diri mereka di atas orang lain.
Mengabaikan Kebutuhan Pribadi
Sering kali, mereka mengabaikan kesehatan fisik dan mental mereka demi menjaga hubungan dengan orang lain.
Rasa Takut Akan Penolakan
Rasa takut ditolak atau diabaikan dapat memotivasi perilaku people pleasing ini, membuat mereka berusaha keras untuk diterima.
Dampak Negatif dari Menjadi People Pleaser
Stres dan Kecemasan
Terus-menerus berusaha menyenangkan orang lain dapat menyebabkan stres yang berkepanjangan dan kecemasan.
Rasa Tidak Puas
Rasa tidak puas dengan hidup dapat muncul karena kebutuhan pribadi yang terus-menerus diabaikan.
Hubungan yang Tidak Seimbang
Hubungan bisa menjadi tidak sehat jika satu pihak selalu memberi tanpa menerima, menciptakan ketidakseimbangan emosional.
Kehilangan Identitas Diri
Seiring waktu, seseorang mungkin kehilangan jati diri mereka karena terlalu fokus pada apa yang diinginkan oleh orang lain.
Tips Mengatasi People Pleaser
Menurut mahasiswa program studi tasawuf dan psikoterapi uin Saifuddin Zuhri Purwokerto, ada beberapa cara dalam mengatasi sifat people pleaser, yaitu:
- Berani untuk mengatakan tidak
- Tegas terhadap diri sendiri dan orang lain
- Memprioritaskan kebahagiaan diri sendiri
- Berfikir sebelum mengambil keputusan terhadap orang lain
“Yang berlebihan itu tidak baik. Jangan sombong, hingga bisa mengatasi segalanya. Kita ini entitas yang memiliki batas.” -Endhi pramudia.

Komentar
Posting Komentar